Senin, 19 Januari 2015

SMAN 3 Denpasar Belajar di Green School

SEBANYAK 34 siswa SMAN 3 Denpasar kelas XII IPA belajar ke Pak Oles Green School (POGS) di Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar, Sabtu (23/8/2014). Pagi itu rombongan siswa diterima oleh Kepala POGS, Koentjoro Adijanto. Kehadiran siswa tersebut bertujuan mengaplikasikan pelajaran yang didapat di sekolah.
Dra. Ni LB Kartini, pendamping siswa yang juga guru biologi di SMAN 3 Denpasar mengatakan tujuan berkunjung ke POGS merupakan upaya mengaplikasikan proses pembelajaran di sekolah dengan kenyataan di masyarakat dan sekaligus sebagai pembekalan pengetahuan siswa serta pembentukan sikap menatal yang berkarakter.

 Belajar di Pak Oles Green School

“Apa yang siswa terima selama ini di dalam kelas bisa mereka aplikasikan di sini. Siswa dapat bersentuhan langsung dengan tanaman yang terdapat di kebun Pak Oles,” ujar Kartini, ditemani Dra. Ni Wayan Atiri Dana dan Kadek Wiramarta SP.d.

Sementara itu Kepala POGS, Koentjoro Adijanto menceritakan cikal bakal berdirinya PT Karya Pak Oles Tokcer (KPOT) yang bergerak dalam bidang obat tradisional dan pupuk untuk pertanian. Selain itu juga memberikan informasi terkait berbagai jenis tanaman yang memiliki khasiat obat yang selama ini dipakai Industri Obat Tradisinal (IOT) KPOT. Selain itu siswa juga digiring untuk melihat berbagai jenis tanaman obat yang terdapat di arel seluas 40 are itu.

Beberapa siswa terlihat serius mengamati berbagai jenis tanaman obat. Selain itu mereka juga diajak melihat budidaya cacing yang terdapat di POGS. Ni Komang Asri Novita Sari, salah satu siswa mengaku sangat terkesan dengan berbagai tanaman obat yang ada di kebun Pak Oles. Menurutnya ada beberapa jenis tanaman yang sering ia lihat namun tidak tahu kalau tanaman tersebut memiliki khasiat obat.
”Sangat menarik, di sini terdapat banyak tumbuhan obat dan juga berhubungan dengan pelajaran di sekolah,” ujarnya ditemani Ni Kadek Sriwahyuni. renon WIR (KPO)

Study Banding Kunjungan Industri Mahasiswa Stikes Mega Rezky Makassar di Bali

 Perdalam Tanaman Obat di Pak Oles Green School

SEBANYAK 40 mahasiswa Jurusan Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Mega Rezky Makassar didampingi dua dosen melakukan kunjungan industrike tanaman obat Ramuan Pak Oles di Pak Oles Green School (POGS) Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar Timur, Senin (17/11/2014). Rombongan mahasiswa diterima penanggung jawab POGS, Koentjoro Adijanto dan I Made Adi Suyasa, S.Farm, Apt,  selaku Kepala Bagian Pemastian Mutu (QA) untuk pabrik I produksi Ramuan Pak Oles.

Sekretaris Prodi D3 Farmasi, Sirayul Firdaus, S.Si., mengatakan kehadiran mahasiswa Stikes Mega Rezky ke Indusutri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer (KPOT)  merupakan program kunjungan industri yang rutin dilakukan setiap tahun. “Kunjungan ke tanaman obat Pak Oles, kami harapkan dapat menambah wawasan mahasiswa terkait herbal, karena selam ini mereka hanya medapatkan toeri di kelas. Disini bisa tahu pemanfaatan  simplisia dari proses awal hingga menjadi sebuah produk yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Firdaus.

Firdaus mengungkapkan,  “Kunjungan industri ini dilakukan selama delapan hari, selain ke berbagai industri juga menyasar lokasi obyek wisata yang terkenal didaerah kunjungan,” tutup Sirayul. Dalam kunjungan ke POGS, rombongan mahasiswa Stikes Mega Rezky mendapat penjelasan dari I Made Adi Suyasa terkait sejarah PT KPOT. Dimana cikal bakal berdirinya KPOT adalah di Desa Bengkel, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng pada 1997.
“Di mana awalnya masih merupakan industri rumah tangga menghasilkan  satu produk yaitu Minyak Oles Bokashi. Pada tahun 2000 berkembang menjadi Industri Kecil Obat Tradisional (IKOT). Seiring bertambahnya jumlah item produk yang diproduksi berkembang menjadi Industri Obat Tradisional (IOT) KPOT yang berstandar BPOM,” ujar Adi. Adi juga menambahkan bila sebuah industri obat telah mengantongi tersertifikasi Cara Pembuatan Obat Yang Benar (CPOTB) berarti produk yang dihasilkan dari segi mutu dan keamanan telah terjaga.

 http://www.koranrenon.com/wp-content/uploads/2014/11/Stikes-ke-POGS-2.jpg
Setelah mendapat cukup penjelasan, rombongan mahasiswa digiring keliling kebun untuk melihat berbagai jenis tanaman obat yang merupakan miniatur dari bahan baku Produk Ramuan Pak Oles di kebun seluas 40 are dibawah bimbingan Koentjoro. Sisih berganti mahasiswa melemparkan pertanyan terkait jenis tumbuhan dan maanfaatnya. Selain , rombongan juga dapat melihat budidaya cacing dan belut dengan sistem tumpang sari. * WIR (KPO)

Institut Pengembangan Sumber Daya Alam (IPSA) bekerjasama dengan Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP)

IPSA didirikan pada tahun 1997 di desa Bengkel Kec. Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Bali

IPSA didirikan berdasarkan hasil kerjasama beberapa lembaga antara lain Indonesia Kyusei Nature Farming Societies (IKNFS), Efective Microorganis Research Organitation (EMRO), Asian Pasific Natural Agricultural Network (APNAN), International Nature Farming Research center (INFRC). 


Latar belakang IPSA menekuni usaha Penerapan Teknologi EM dalam budidaya ikan. Teknologi Effective Microorganisme (EM) merupakan kultur campuran microorganism bermanfaat, sebagaian besar terdiri dari bakteri fotosintetik (Rhodopseudomonos sp), bakteri asam laktat (lactobacillus sp) dan ragi / yeast (saccharomyces sp). Karena manfaatnya yang begitu luas, maka teknologi EM mendapat perhatian khusus dalam program pendidikan dan pelatihan yang diadakan oleh IPSA. Latar belakang IPSA menjadikan tempat usahanya sebagai Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) dikarenakan ingin berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi dan pengalaman kepada masyarakat lain yang membutuhkan terutama di sekitar usahanya. Upaya peningkatan SDM sudah dimulai sebelum IPSA dikukuhkan sebagai P2MKP yaitu melakukan penyuluhan kepada masyarakat sekitar tentang Penerapan Teknologi EM dalam budidaya ikan. Selain hal tersebut IPSA juga mempunyai komitmen membantu program pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar dan tercapainya harapan pemerintah dibidang budidaya perikanan, juga rasa tanggung jawab berbuat kepada masyarakat.





Keberhasilan IPSA dalam mengembangkan teknologi EM dalam budidaya ikan, pertanian organic dan obat tradisional yang telah dicapai merupakan suatu proses perjalanan yang dilakukan secara bertahap dan konsisten. IPSA merupakan model percontohan pengembangan teknologi baru dalam berbudidaya ikan di Indonesia. Berbagai kalangan masyarakat baik secara pribadi, kelompok maupun instansi dari dalam dan luar negeri telah melihat keberhasilan IPSA. Sampai dengan saat ini lebih dari sepuluh ribu orang telah berkunjung ke IPSA.

Selasa, 06 Januari 2015

Teh Herbal Murbei Bukit Hexon

Teh Murbei

Tanaman Murbei (Moeus alba L) sebagai makanan utama ulat sutera.

  
 
 Teh murbei yang dalam bahasa China disebut dengan Sang ye dibuat dari daun murbei yang dikeringkan secara higenis. Teh murbei disebut berkhasiat sebagai obat karena daun tanaman ini mengandung lemak jenuh kolesterol rendah, natrium dan vitamin C, vitamin K, magnesium, kalium dan besi. Sudah sejak lama, murbei dikenal sebagai sumber resveratrol, -senyawa bersifat anti kanker. Pada tanaman murbei juga ada zat anthocyanin, -suatu zat yang dapat mencegah penyakit kardiovaskuler. Dalam kandungan senyawa, teh murbei berkhasiat mengatasi berbagai penyakit. Konsumsi teh murbei dapat memblokir penyerapan gula. Mengatasi dan menjaga kesehatan penderita diabetes agar tetap sehat.

Selain itu, konsumsi rutin teh murbei dapat menjaga kesehatan ginjal seperti darah kotor, kencing manis, keputihan, gangguan narkoba, asam urat, sakit kepala, kolesterol, pengeroposan tulang, insimnia serta keracunan obat atau makanan. Teh murbei juga dapat memulihkan stamina, hilangkan panas dalam, mencegah stroke, menyeimbangkan berat badan, dan melancarkan buang air besar atau sembelit, menurunkan pengumpulan lemak di hati, menormalkan tekanan darah, dan menetralkan racun karena bersifat detoksifikasi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Diabetes Care per Mei/2007 disebutkan, pada daun murbei ditemukan zat yang dapat mengurangi kadar glukosa. Antioksidan dalam teh membangun system kekebalan tubuh dan mengurangi kolesterol jahat. Penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Jepang dan Thailand menunjukkan, daun murbei hijau yang dibuat teh menjadi perisai terhadap tekanan darah tinggi. Penemuan itu dapat menguntungkan orang-orang yang mengidap kadar kolesterol tinggi. Teh murbei sudah banyak dijual dipasaran dengan kemasan beragam, baik berbentuk bubuk, maupun kemasan siap seduh.

Harga 1 box Rp. 30.000 isi 25 pcs

IPSA (Institut Pengembangan Sumber Daya Alam)

Profil Pusdiklat Teknologi EM (IPSA)

IPSA dirikan oleh Gede Ngurah Wididana pada tahun 1997. Lembaga ini didirikan atas hasil kerjasama antara beberapa lembaga antara lain IKNFS (Indonesian Kyusei Nature Farming Societies), EMRO (Effective Microorganisms Research Organization), APNAN (Asia Pasific Natural Agricultural Network), dan INFRC (International Nature Farming Research Centre). IPSA merupakan sebuah lembaga pengembangan dan penelitian sumberdaya alam yang mencakup bidang ilmu pengetahuan dan teknologi guna mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya alam untuk pembangunan yang berkelanjutan. 

IPSA membangun pusat pendidikan dan penelitian Teknologi EM (Effective Microorganisms) di Desa Bengkel, Kecamatan Busung Biu, Buleleng. Pelatihan Teknologi EM dilakukan setiap bulan sekali secara periodik sejak tahun 1997. Sampai 2014, IPSA telah berhasil melatih sebanyak 10.000 orang dengan yang bersertifikat lebih dari 5.000 orang dalam 303 angkatan. 

Foto Kebun IPSA dan Bersama Peserta Pelatihan dari Riau

Di areal IPSA terdapat berbagai jenis tanaman rempah dan obat seluas 7 Ha, yang berfungsi sebagai kebun produksi untuk memasok kebutuhan bahan baku Industri Obat Tradisional (Jamu) PT. Karya Pak Oles Tokcer. Di areal IPSA juga terdapat industri obat tradisional Pak Oles, Industri Kopi Organik Bukit Hexon, Industri Teh herbal Bukit Hexon, Industri Pupuk Organik Cair EM 4, serta stasiun penyiaran Radio Hexon.




Senin, 05 Januari 2015

TEH HERBAL

Teh Herbal Bukit Hexon Daun Apokat

Kegunaan :

1. Meluruhkan batu ginjal atau kencing batu
2. Menurunkan darah tinggi dan
    meredakan sakit kepala
3. Mengurangi nyeri syaraf (Neuralgia)
4. Mengobati nyeri lambung
5. Mengobati pembengkakan saluran pernapasan
6. Mengatasi menstruasi tidak teratur


Komposisi :
Daun Pohon Apokat

Pemakaian :
Seduh 1 saset Teh Herbal Bukit Hexon Apkat dengan air panas mendidih , diamkan beberapa saat agar teh larut. Teh siap dihidangkan

Rp. 30.000/pax isi 25 bungkus


Bukit Hexon Leaf Herbal Tea Avocado

Usefulness :

1. Destroying stone the kidneys or urinary stone
2. High blood lipid-lowering and relieve headaches
3. To curtail ache nerve (Neuralgia)
4. Treating stomach pain
5. Treat swelling of the respiratory tract
6. Overcome irregular menstrual

Senin, 29 Desember 2014

Pak Oles Green School

Grand Opening Pak Oles Green School 10 Oktober 2014
oleh Wali Kota Denpasar,  Bapak IB. Rai D. Mantra

Mencetak Generasi Muda Kreatif dan Berprestasi





Pak Oles Green School, merupakan sebuah tempat dipusat KOTA DENPASAR yang memiliki lebih dari ratusan jenis tanaman obat yang berkhasiat.

Selain potensi tanaman obat, Pak Oles Green School juga memberikan edukasi tentang pertanian organik dengan Teknologi EM (Effective Microorganisms).

                                                                                Pak Oles Green School dibuka untuk masyarakat umum baik kalangan PAUD, Taman Kanak-Kanak, SD, SMP, SMA, Mahasiswa, Petani serta Guru Dan Dosen.

Banyak dikunjungi dari sekolah SMKN Keperawatan, SMA Jurusan Bioligi, Akademi Farmasi dan Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan.




 Manfaat Mengunjungi Pak Oles Green Shool :

1. Meningkatkan gairah belajar siswa terhadap lingkungan dan pertanian organik
2. Menambah wawasan tentang potensi tanaman obat
3. Menambah pengalaman dan kecintaan terhadap lingkungan
4. Dapat menumbuhkan kreatifitas dan mengetahui khasiat tanaman obat bagi kesehatan keluarga
5. Mengenal potensi tanaman obat menjadi berbagai produk jamu yang di hasilkan oleh                             PT. Karya Pak Oles  Tokcer diantaranya adalah Minyak Oles Bokashi

Fasilitas Pak Oles Green School :

1. Menyediakan tempat belajar dan rapat pertemuan/seminar
2. Warung Bokashi dengan berbagai menu makanan dan minuman yang halal.
3. Menyediakan tempat gathering untuk umum (lembaga pemerintah maupun swasta)
4. Menyediakan tempat dan sarana untuk pernikahan, ulang tahun dan bazar  .
5. Menyediakan tempat untuk outbond, baik keluarga maupun perusahaan.
6. Counter Ramuan Pak Oles.

Program Pak Oles Green School :

1. Game education (permainan dan pendidikan)
2. Family gathering/outbond (pertemuan keluarga)
3. Pentas musik, seni sastra dan budaya

Program Pak Oles Green Scholl Bekerjasama :

1. IPSA (Institut Pengembangan Sumberdaya Alam)
2. APNAN (Asia Pasific Natural Agriculture Network)
3. EMRO (EM Research Organization) Jepang dan Thailand



















Materi Dasar untuk (PAUD. TK. &  SD.) :

1. Sarana bermain di alam terbuka atau diluar kelas (outdoor)
2. Mengenal jenis-jenis tanaman obat dan manfaatnya
3. Bercocok tanam dan berkebun

Materi Lanjutan I (SMP dan SMA) :

1. Mengenal jenis-jenis tanaman obat dan manfaat bagi kesehatan manusia
2. Mempelajari nama-nama ilmiah serta mengetahui asal daerah tanaman obat
3. Mempelajari cara pengembangbiakan tanaman obat baik secara vegetatif maupun generatif
4. Membuat pupuk bokashi dengan berbagai macam bahan organik menggunakan Teknologi EM     (Effective Microorganisms)

Materi Lanjutan II (Mahasiswa dan Praktisi) :

1. Pengenalan tanaman obat dan manfaatnya.
    Serta mempelajari komposisi penggunaan tanaman obat bagi kesehatan manusia
2. Studi lapangan, pilot projek, penelitian dan pengembangan tanaman obat.
3. Pertanian organik, peternakan, perikanan, pelestarian lingkungan, industri dan kesehatan
4. Pengenalan berbagai jamu yang di Produksi Oleh PT Karya Pak Oles Tokcer


Ramuan Pak Oles telah mendapatkan ijin dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan merupaka terapan dari teknologi Effective Microorganism (EM4).

PT. Karya Pak Oles Tokcer menerapkan standarisasi produksi sebagai produsen jamu dan obat tradisonal sehingga pada tahun 2012 telah mendapat sertifikat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dan Benar).








Wedding in The Garden in Bali

Lokasi Wedding di Bokashi Farm, Denpasar - Bali.
Telp : 03618460076







Study Banding Kelompok Tani, Blitar di Bali


STUDY TOUR SMA TUGU IBU 1 DEPOK di BALI

Kunjungan SMA TUGU IBU 1 DEPOK di Bokashi Farm, Jl Waribang No. 27, Kesiman - Denpasar adalah untuk menunjang Program Kegiatan Pembelajaran dan Wawasan siswa dengan system aktif/ganda.
Jumlah peserta sebanyak 90 siswa dengan didampingi oleh 10 guru serta Penanggung Jawab adalah Bapak Arfan Nurahadi, A.Md (Wakasek. Bid. Kesiswaaan) pada hari Jum'at, 19 Desember 2014.





Kunjungan SMA Cita Hati Surabaya ke Pak Oles Green School

Kunjungan SMA Cita Hati Surabaya ke Pak Oles Green School yang berlokasi di Bokashi Farm
Jl. Waribang No. 27, Kesiman - Denpasar, Bali

SEBANYAK 45 siswa SMA Cita Hati Christian School Surabaya belajar membuat pupuk organik di Pak Oles Green School (POGS) atau Bokashi Farm yang terletak di Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar Timur, Selasa (18/11/2014). Para siswa yang ditemani lima guru pembimbing tiba di Bokashi Farm dengan satu bus. Sebelum bertatap muka dengan para instruktur, rombongan terlebih dahulu santap siang dengan aneka menu yang tersedia di restoran Bokasi Farm Pak Oles.
Koentjoro Adijanto, Kepala POGS menyampaikan materi terkait cikal bakal berdirinya PT Karya Pak Oles Tokcer (KPOT) yang bergerak dalam bidang produk pertanian dan obat tradisional. “Produk pertanian EM (Effektif Microorganisms) yang merupakan produk asal Jepang dipasarkan di Indonesia oleh PT Songgolangit Persada dan produk turunannya yaitu berbagai jenis obat trasidional dipasarkan PT Karya Pak Oles Tokcer,” kata pria yang diakrabi Yoyok itu.

Selain belajar membuat pupuk organik, siswa juga belajar terkait tanaman yang berkhasiat obat serta melihat budidaya belut dan cacing tanah. Adien Novrianto, koordinator rombongan mengatakan sangat bersyukur dapat mengajak anak didiknya ke POGS.  “Di sini siswa dapat bersentuhan langsung dengan alam. Apalagi selama ini anak hanya tahu materi namun tidak pernah praktik. Selain membuat pupuk yang ramah lingkungan mereka juga mengenal tanaman herbal. Selama tiga hari di Bali, kami akan mengunjungi banyak tempat yang berhubungan dengan seni, sejarah dan budaya,’’ kata Adien.  * WIR (KPO)

Menyewakan tempat Wedding dengan konsep Garden Party

Bokashi Farm yang berlokasi di Jl. Waribang No. 27, Kesiman-Denpasar Bali.
Menyediakan tempat untuk Acara Wedding dengan konsep Garden Party.
No. telp. yang dapat dihubungi 03618460076 dan 087860796265.




Bokashi rub oil in 2015

Bokashi rub oil in 2015 (MOB Jumbo) 140 ml = Rp. 110.000,- /bottle
Bokashi rub oil in 2015 (MOB Maxi) 65  ml  = Rp.  60.000,- /bottle 
 
Bokashi rub oil in 2015 (MOB Medium) 35  ml  = Rp.  40.000,- /bottle 
( 1 pack of 12 bottles )
 

Senin, 23 Desember 2013

Berkemah di Bokashi Farm



ANAK PLAY GROUP DAN TK BERKEMAH DI BOKASHI FARM




Nama Bokashi Farm yang berlokasi di Jl Waribang – Kesiman - Denpasar sering mendapat kunjungan dari berbagai kalangan. Selain sekolah dari swasta dan negeri yang ada di Denpasar juga sering di kunjungi oleh pihak Universitas dari Pulau Jawa dan Sulawesi. Pada Rabu tgl 18/12, Bokashi Farm mendapat kunjungan  dari sekolah Taman Balita Anak Bangsa yang beralamat di Jl. Tukad Pulet No. 3 Panjer - Denpasar. Selain tempat untuk pembelajaran bagi bebies, PG, dan TK juga merupakan tempat pelatihan guru.
Menurut Ibu Dra Yuniarti sebagai pendiri sekolah menyampaikan, bahwa dengan latar belakang yang dimiliki sebagai guru dan senang terhadap dunia anak. Maka menginjak Tahun ke 8 sekolah tersebut masih tetap dipercaya untuk mendidik siswa dengan moto yaitu “belajar dan bermain”. Dimana setiap 3 - 4 bulan sekali diadakan program pembelajaran di luar sekolah atau out door study . (Karjawati : 1995 ) menyatakan bahwa metode out door study adalah metode dimana guru mengajak siswa belajar diluar kelas untuk melihat peristiwa langsung dilapangan dengan tujuan untuk mengakrabkan siswa dengan lingkungannya.
            Sedangkan menurut Kepala Sekolah Ibu  Made Nining untuk mengarahkan siswa supaya menurut, yaitu dengan cara memperoleh hadiah bintang. Semakin banyak bintang yang diperoleh, maka siswa tersebut semakin berprestasi. Pada kesempatan ini anak didik diajarkan untuk berkemah karena di sana ada proses pembelajaran.  Siswa dilatih untuk mandiri, bersosialisasi dengan teman sepermainan, dan membiasakan siswa untuk waktu yang lebih lama tidak bersama orang tuanya. Selanjutnya dalam berkemah anak TK memperoleh persiapan untuk masuk ke SD. Karena pada saat di SD mereka akan  diajarka pramuka.
Pada pagi hari yang cerah anak-anak dengan  membawa ransel berlarian dengan gembira memasuki tenda yang telah disiapkan. Selanjutnya pembelajaran pertama adalah olah raga, dan makan bersama. Kemudian dilanjutkan dengan pengenalan tanaman obat dengan berbagai manfaatnya serta pembuatan pupuk bokashi. Pada saat pembuatan pupuk bokashi anak-anak sangat antusias terlibat langsung mencangkul kotoran sapi dan penambahan kompos yang akan di fermentasi dengan Teknologi EM 4 (Effective Microorganisms).
             Mereka juga membawa oleh-oleh Tanaman Obat untuk Keluarga (TOGA) yang ditanam dirumah. Hal itu mereka lakukan sendiri dengan menggunakan polybag, pupuk bokashi, tanah dan stek tanaman yang sudah disiapkan. Ada pelajaran berharga yang mereka peroleh di Bokashi Farm yaitu  mereka belajar membuat pupuk dan menanam tanaman dalam polybag. Hari sudah menunjukkan pukul 12.00 siang anak-anak mulai beristirahat (tidur siang).
            Sebelum acara kemah berakhir dilanjutkan dengan kegiatan makan siang dengan mengeluarkan piring dan sendok masing-masing dari ransel yang mereka bawa. Untuk lebih mengenal terhadap lingkungan sekitar,, maka anak-anak diajak berkeliling kebun melihat berbagai jenis tanaman hias yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Melalui metode out door study lingkuan diluar sekolah dapat digunakan sebagai sumber belajar. Peran guru disini adalah sebagai motivator, artinya guru sebagai pemandu agar siswa belajar secara aktif,kreatir dan akrab dengan lingkungan. Metode out door study pada pengajar sains menjadi sarana memupuk kreatifitas inisiatif kemandirian, kerja sama atau gotong royong dan meningkatkan minat pada sains ( Nursid Sumaatmadja 1996 ) dengan demikian diharapkan metode out door study dalam pengajaran sains dapat meningkatkan minat belajar Sekolah Taman Balita Anak Bangsa. Untuk informasi lebih lanjut tentang Bokashi Farm hubungi 08155759274 (yoyok)



JADWAL PELATIHAN IPSA 2014



JADWAL PELATIHAN PERTANIAN ORGANIK DENGAN
TEKNOLOGI EFFECTIVE MICROORGANISMS ( EM )
DI INSTITUT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA ALAM
IPSA - BALI
TAHUN 2014






NO
BULAN
Tanggal Kegiatan  ( 6 Hari )
Tanggal Kegiatan  ( 3 Hari )




1
JANUARI
20 – 25 Januari
27 – 29 Januari
2
FEBRUARI
10 – 15 Februari
24 - 26 Februari
3
MARET
03 - 08 Maret
24 - 26 Maret
4
APRIL
07- 12 April
28 - 30 Mei
5
MEI
05 - 10 Mei
12 - 14 Mei
6
JUNI
02 - 07 Juni
23 - 25 Juni
7
JULI
07 - 12 Juli
21 -  23 Juli
8
AGUSTUS
04 - 09 Agustus
25 - 27 Agustus
9
SEPTEMBER
08 - 13 September
29 Sept - 01 Okt
10
OKTOBER
06 - 11 Oktober
27 - 28 Oktober
11
NOPEMBER
03 - 08 Nopember
24 - 26 Nopember
12
DESEMBER
08 - 13 Desember
22 - 24 Desember